Showing posts with label Pemograman. Show all posts
Showing posts with label Pemograman. Show all posts

Tuesday, 17 December 2013

Mengatasi Masalah Pascal di 64 Bit

 

CatatanKuliah, Ketika menjalankan program pascal diwindows 64 bit tentunya agak sedikit mengalami masalah, namun masalah tersebut dapat diatasi dengan cara mengakalinya yaitu sebagai berikut:

1.       Download aplikasi “Turbo Pascal”, Klik disini

2.       Download aplikasi “DosBox”, Klik disini

3.       Setelah kalian mendownload aplikasi diatas, Buat folder baru di Local Disk C dan beri nama “Pascal”

4.       Pindahkan isi folder “Turbo Pascal” di folder “Pascal” yang telah kalian buat di Local Disk C

clip_image002[4]

 

5.       Setelah itu jalankan aplikasi “DosBox"

clip_image003[4]

Seperti ini tampilannya

6.       Nah.. kita masuk pada inti masalahnya. Tuliskan pada Dosbox anda

MOUNT C C:\PASCAL 
C:
BIN\TURBO.EXE
Dan (ENTER)

clip_image004[4]

Seperti ini tampilannya

7.       Setelah kalian (enter), pilih “File” trus klik “New”, udah deh kalian bisa menjalankan aplikasi “Turbo Pascal”mu di Windows 64 bit 

 

 

8.       Finish à Masalah Teratasi J

Note:

untuk running kan programnya JANGAN menggunakan  ctrl+F9  (KEYBORD) tapi gunakan menu yang ada ditoolbar dengan menggunakan MOUSE.

Monday, 16 December 2013

Case Of—Turbo Pascal

Catatan Kuliah, Kali ini saya akan membahas sedikit tentang case of beserta contohnya. Case Of merupakan salah satu pernyataan kondisi dimana pernyataan lebih sering digunakan untuk menjalankan beberapa program yang telah digabung/ dipadukan menjadi satu program. Untuk lebih jelasnya perhatikan sintaksnya dan flowchartnya dan kerjakan contoh beserta latihannya sebagai berikut:

            CASE <Ekspresi Skalar> OF

     n1  :     Begin

          ----

          ----

          End;

 

     n2   :    Begin

          ----

          ----

          End;

 

     n3   :    Begin

          ----

          ----

          End;

     End;

 

Flowchart

clip_image001 

 

 Sebagai Contoh Perhatikan beberapa Soal berikut!

  1. Sebuah benda bergerak dengan kelajuan 10 m/s dalam waktu 15 sekon, berapakah jarak yang ditempuh benda tersebut?
  2. Diketahui m=10 m/s , a=2 m/s2 , tentukan F…..?

Jawaban:

Untuk membuat program dari kedua soal diatas dapat dilakukan dengan cara membuat dua program secara terpisah yaitu sebagai berikut:

Program untuk nomor 1

program nomor1;
uses crt;
var v,s,t: real;
begin
clrscr;
write('Kecepatan: '); readln(v);
write('Waktu: ');readln(t);
s:=v*t;
writeln('jarak yang ditempuh adalah: ',s:3:2,' m/s');
readln;
end.

Program Untuk Nomor 2

program nomor2;
uses crt;
var F,m,a:real;
begin
clrscr;
write(' massa : ');readln(m);
write(' percepatan : ');readln(a);
F:=m*a;
writeln('Gaya yang berkerja sebesar : ',F:3:2,' Newton');
readln;
end.

Namun kedua program tersebut dapat digabung menjadi sebuah program yang dapat digunakan untuk menyelesaikan kedua persoalan berikut dengan menggunakan case of . berikut cara menggabungkannya

 

Program Gabung;
uses crt;
var pilih: char;
v,s,t,f,m,a : real;
begin
clrscr;
writeln('Masukkan Program yang ingin dijalankan');
writeln('1. Program 1');
writeln('2. Program 2');
write(' Silahkan masukkan Nomor program yang dijalankan: '); readln(pilih);
case pilih of
'1' :
begin
write('Kecepatan: '); readln(v);
write('Waktu: ');readln(t);
s:=v*t;
writeln('jarak yang ditempuh adalah: ',s:3:2,' m/s');
readln;
end;
'2':
begin
write(' massa : ');readln(m);
write(' percepatan : ');readln(a);
F:=m*a;
writeln('Gaya yang berkerja sebesar : ',F:3:2,' Newton');
readln;
end;
end;
readln;
end.

Note:

  • Perhatikan Yang berwarna biru merupakan potongan dari bagian program nomor 1, dan yang berwarna hijau potongan dari program nomor 2
  • Disetiap end. yang merupakan cuplikan dari program 1 dan 2 diganti menjadi end; 
  • Yang berwarna merah pada variabel merupakan variabel variabel yang digunakan oleh kedua program tersebut.

Demikian sekelumit penjelasan tentang case of, Semoga Bermanfaat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Monday, 9 December 2013

Mengatasi Error Sintaks Matplotlib.pyplot as plt

Catatan Kuliah, kali ini saya coba membahas bagaimana cara mengatasi error pada perintah “ import matplotlib.pyplot as plt “ yang terdapat pada python. hal tersebut muncul bukan karena error dalam instalasi module matplotlibnya melainkan ada kekurangan satu modul yaitu module database MySQL pyhton. dimana plot grafik pada pyhton membutuhkan akses ke database dari python itu sendiri….. nah solusinya:

1. download MySQL pyhton disini

2. download Matplotlib disini

3. Instalasikan MySQL Pyhton dan Lanjutkan Instalasi Matplotlib

4. Jalankan perintah “import matplotlib.pyplot as plt” pada IDLE Pyhton

5. Pasti anda tidak menemukan error lagi

6. dan pastikan IDLE Python anda menghasilkan tampilan seperti ini

image

demikian, silahkan mencoba dan semoga berhasil

Sunday, 10 February 2013

Komputer Kuantum dalam Teknologi Fisika Kuantum

Catatankuliah—Pernahkah anda mendengar tentang komputer kuantum? Komputer kuantum secara fisika tidak jauh berbeda dari komputer yang sering anda temui, tetapi satu hal yang berbeda dari komputer ini adalah  bahwa teori kuantum menjadi dasar dari bagaimana komputer ini beroperasi. Hasil akhirnya adalah bahwa komputer ini bekerja dengan cara yang sama sekali berbeda dari komputer lainnya. Sebuah komputer yang umum kita temui  beroperasi berdasarkan unit yang dikenal sebagai bit. Setiap byte dalam sebuah komputer biasa hanya terdiri dari  0 atau 1. Tidak peduli berapa banyak byte yang Anda miliki, setiap komputer pada satu titik dalam waktu hanya dapat menempati satu kombinasi byte ini agar benar-benar bekerja dan berhasil di pemrograman. Tetapi sebuah komputer kuantum berbeda dari cara ini karena adanya prinsip dalam mekanika kuantum yang dikenal sebagai prinsip superposisi. Jika Anda bisa mengingat kembali tentang pelajaran sains anda, anda mungkin pernah mempelajari tentang prinsip superposisi dimana menjelaskan tentang bagaimana gelombang seperti gelombang cahaya dan suara bergerak dari satu titik ke titik lain.

komputer-kuantum

Unit komputer kuantum

(Image from: thefutureofthings.com)

Quanta juga dapat di superposisi dengan satu sama lain dan hasil akhirnya adalah bahwa bit kuantum yang membentuk komputer sebenarnya dapat 0, 1 dan setiap superposisi dari dua. Bit yang dalam pandangan tekhnolgi kuantum (juga dikenal sebagai qubit) sangat berbeda dengan bit dalam pandangan komputer lama. Karena bit ini sudah disuperposisi, itu juga berarti bahwa posisi yang berbeda dapat ditempati secara bersamaan. Sedangkan komputer 8-bit sederhana hanya dapat menempati salah satu dari 256 posisi yang dihasilkan oleh mereka 8 bit sekaligus, komputer 8-bit yang sama kuantum bisa menempati semua posisi 256 qubit sekaligus. Hasil akhirnya adalah bahwa komputer kuantum bisa jauh lebih efisien daripada komputer yang kita kenal sekarang.

Meskipun komputer kuantum masih dalam tahap awal, sebagai teknologi yang sudah dirancang dengan baik pada akhirnya itu akan menjadi benar bahwa komputer ini akan mampu menghitung lebih cepat daripada komputer yang kita miliki saat ini. Ketika itu terjadi, kecepatan 3,0 GHz dari sebuah komputer yang ada pada saat ini hanyalah secuil dari kemampuan komputer kuantum yang akan dikembang dimasa depan

Thursday, 10 January 2013

Prosedure di dalam Operasi File

Prosedure standart yang dapat digunakan untuk ke tiga tipe file adalah prosedure standart assign, rewrite, Reset, Close, Erase, Rename, GetDir,ChDir,MkDir,RmDir, sedang fungsi standart yang dapat digunakan untuk tiga tipe file adalah fungsi standart EoF dan IO result.

a.      Prosedure Standart Assign

            Sebelum suatu file digunakan, maka nama file tersebut harus dihubungkan dengan suatu variabel yang disebut dengan variabel file (file variable). Prosedur standart Assign digunakan untuk menghubungkan nama dari eksternal file kedalam suatu file variabel dengan sintaks:

 

Assign (f; name: string);

            Pada sintaks ini f adalah file variable dan name adalah nama dari suatu eksernal file yang akan digunakan. Peralatan luar eksternal file disebut sebagai perlatan logik dan dapat diakses dengan menyebutkan nama logikanya. Sebagai contoh perhatikan sintaks berikut:

Assign (rekam,’A:GAJI.DAT);

Rekam adalah file variable dan A:GAJI.DAT merupakan external file pada disk.

 

b.      Prosedure Standart Rewrite

            Prosedure Standart Rewrite dapat digunakan untuk membuka file yang baru atau belum pernah ada didalam disk dengan sintaks sebagai berikut:

Rewrite(f[:file;recsize:word]);

 

            F adalah file variable yang telah dihubungkan dengan eksternal file standart assign. RecSize adalah ukuran dari record yang digunakan khusus untuk type untyped file yang menunjukkan ukuran dari record yang akan digunakan untuk mentransfer data. Jika RecSize tidak digunakan, default dari ukuran record adalah 128 byte yang akan digunakan. Perhatikan contoh sintaks berikut:

Assign(rekam,’A:GAJI.DAT’);

Rewrite(rekam);

 

c.       Prosedure Standart Reset

            Prosedure ini digunakan untuk membuka file yang telah tersedia dengan sintaks sebagai berikut:

Rekam(f[:file; recsize:word]);

 

            Prosedure ini digunakan pada untyped file, dimana prosedure standart assign dan recsize merupakan ukuran dari record. Jika suatu file belum ada dibuka dengan prosedur standart ini, maka akan terjadi kesalahan. Adapun penggunaannya dalam program adalah sebagai berikut:

Contoh

Assign(rekam,’A:GAJI.DAT’);

Reset(rekam);

 

Pada contoh diatas, file yang bernama GAJI.DAT dibuka, apabila file tersebut tidak ada maka akan terjadi kesalahan.

 

d.      Prosedure Standart Close

Prosedure ini digunakan untuk menutup file yang telah dibuka oleh prosedure standar rewrite, reset, atau append. Sebagai contoh perhatikan sintaks berikut:

Close (f)

 

e.       Prosedure Standart Erase

Prosedure ini digunakan untuk menghapus file dalam eksternal file, dimana file yang akan dihapus harus dalam keadaan tertutup dan sintaks untuk prosedur ini adalah sebagai berikut:

Erase (f)

 

f.       Prosedure Standart Rename

Prosedure ini digunakan untuk mengganti nama suatu file eksternal, dan file yang akan diganti namanya harus dalam keadaan tertutup dengan sintaks sebagai berikut:

Rename(f;newname;string);

 

Perhatikan contoh penggunaannya sebagai berikut:

 

Assign(rekam,’A:GAJI.DAT’);

Rename(rekam,’A:GAJIMEI.DAT’);

 

g.      Prosedure Standart Getdir

Prosedure ini digunakan untuk melihat directori yang aktif pada suatu disk dengan sintaks sebagai berikut:

 

GetDir (d:byte;var s:string);

 

Perhatikan contoh program sebagai berikut:

Var

Drive         :Byte;

Directory :String(50);

Begin

Drive :=0;

GetDir(drive,Directory);

Writeln(‘Directory yang aktif adalah’,directory);

Readln;

End.

 

h.      Prosedure Standart ChDir

Prosedure standart ini digunakan untuk merubah posisi fdari directory dengan sintaks :

ChDir(s:string);

 

Directory sekarang yang aktif dirubah kesuatu path directory yang disebutkan oleh variabel string s. Bila drive disebutkan dalam variabekl string s, maka drive yang aktif juga akan turut dirubah.

 

Contoh:

Var

Drive : byte;

Directory : string [50]

Begin

Drive : = 0;

GetDir(Drive, Directory);

Writeln(‘Directory sekarang adalah’:Directory);

Write(‘akan dirubah menjadi?’); readln(Directory);

ChDir(directory);

GetDir(Drive,Directory);

Writeln;

Writeln(‘Directory sekarang menjadi’,Directory);

Readln;

End.

 

i.        Prosedure Standart MKDIR

Prosedure standart ini digunakan untuk membuat suatu directory yang baru dengan sintaks:

MkDir(s:string);

 

Contoh:

Var

Directory:string[50];

Begin

Directory:=’B:\Mei’;

MkDir(Directory);

ChDir(directory);

Assign(rekam,’GAJI.DAT’);

Rewrite(rekam);

____________;

____________;

 

Dari contoh diatas directory baru dibuat di drive B: dengan nama ‘\Mei dan posisi directory dirubah dalam directory baru, sehingga file GAJI.DAT yang dibuat berada dalam directory yang baru.

j.        Prosedure Standart RMDIR

Prosedur ini digunakan untuk menghapus suatu directory dengan sintaks:

 

RmDir(s:String);

 

Directory yang dihapus berupa directory kosong;

Contoh

Var

Directory : String[50];

Begin

Directory:string[50]

Begin

Directory:=’B:\Mei’;

RmDir(Directory);

End.

 

Pada contoh diatas directory ‘B:\Mei’ akan dihapus, apabila directory ini berisi file maka akan terjadi kesalahan.

 

k.      Fungsi Standart EOF

Fungsi standart ini akan menghasilkan status apakah file sudah berada diposisi akhir dari file atau tidak. Dengan sintaks sebagai berikut:

 

EoF(f): boolean;

Thursday, 3 January 2013

MEMBUAT KAMUS FISIKA DARI LAZARUS

 

 

GoresanKuliah—Kali ini saya akan mencoba membahas tentang bagaimana membuat kamus fisika sederhana dari lazarus, semoga dapat membantu. Adapun langkah – langkahnya adalah sebagai berikut:

1.      Sebelumnya iapkan database kamus pada MySQl seperti postingan yang lalu. Lalu mulailah merancang form sebagai berikut:

image

 


2.      Dengan Nilai Properties Sebagai Berikut:

 

Jenis Komponen

Komponen

Value

Standar

TLabel1

Caption : Masukkan Istilah

Tlabel2

Caption: Definisi

Tlabel3

Caption: Kelompok Anda

Tedit1

Text (kosongin)

Tmemo

line (kosongin)

Zeos Acces

Zconnection

Database:kamusfisika

HostName:localhost

Protocol : MySQL-5

User : root

Connection : true

ZQuery1

SQL: select *from kamus

Connection :Zconnection1

Active :True

TZreadOnlyQuery

Name :QRYfree

Connection:Zconnection1

Data Acces

Datasource

Dataset:TZQuery1

TDBgrid

Datasource:datasource1

 

3.      Klik pada Form

Ubah nilai properties Form menjadi

Event

: editkeypress1

 

4.      Ketikkan Koding berikut:

   if key=#13 then

     begin

       with qryfree do

       begin

         close;

         sql.clear;

         sql.text:='select definisi from kamus where istilah="'+edit1.text+'"';

         open;

         if not eof then

         begin

           memo1.text:=fieldbyname('definisi').Asstring;

           end else

           memo1.text:='';

 

         end;

       end;

 

5.      Lalu Jalankan, maka selesai,

Demikian teknik pembuatan kamus sederhana menggunakan Lazarus , dan Semoga dapat dicoba.Trims.